oleh

Tidak Mau Bertanggung Jawab, Pria Ini Gugurkan Janin

-Halmahera-27 views

Halmaheranews.com —— Penyidik Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Utara berhasil mengungkap motif dan pelaku kasus pembuangan janin di Desa Popilo Kecamatan Tobelo Utara, Senin (21/1). Kasus ini diduga dilakukan oknum PNS berinisial NA dengan cara mengonsumsi pil bodrex lantaran lelaki yang menghamilinya itu tak mau bertanggung jawab.

Kasubag Humas Polres AIPTU Hopni Saribu mengatakan kasus ini diungkap setelah Unit Opsnal Sat reskrim bersama 1 personel polwan mengamankan pelaku  di rumahnya Desa Popilo yang tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).”Pengungkapan ini berawal dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi yang tinggal di sekitar TKP Desa Popilo. Di mana mengarah kepada seorang perempuan yang pernah terlihat oleh saksi-saksi dalam kondisi hamil yang tinggal tidak jauh dari TKP. Akhirnya terduga pelaku diamankan ke Mapolres untuk diselidiki,”ungkapnya.

Sementara Kasat Reskrim AKP Rusli Mangoda mengatakan dari pemeriksaan tersebut, terduga pelaku langsung mengakui perbuatannya. Yakni mengonsumsi obat sakit kepala (bodrex) beberapa kali hingga janin yang berusia 5 sampai 6 bulan itu terjatuh. Dari keterangan pelaku, sebelum penemuan janin itu, sekira pukul 18.00 WIT dia mengalami sakit perut dan langsung ke kamar mandi. Saat itu pelaku merasa seperti ada yang mau keluar melalui kelaminnya.”Jadi, pelaku dengan sekuat tenaga mengeluarkan benda tersebut dan tak lama kemudian darah mulai keluar disusul dengan janinnya,”ungkap Rusli.

Setelah keluar, pelaku langsung membersihkan janin tersebut dengan air dan handuk dan meletakkannya ke dalam sebuah ember kecil warna hitam. Selanjutnya dibawah ke belakang rumahnya yang saat itu dalam kondisi sepi dan gelap.“Di situlah kemudian pelaku membuka saluran pembuangan yang terbuat dari beton dan membuang janin ke dalam saluran pembuangan,”ucapnya. Usai membuang pelaku langsung kembali ke kamar mandi dan menjalankan keran air untuk mengaliri saluran pembuangan dengan tujuan agar janin tersebut terbawa aliran air hingga ke tempat pembuangan akhir limbah atau IPAL yang jaraknya tidak jauh dari rumah pelaku.

Baca Juga :  Komisi I DPRD Kota Ternate : Pengawasan Anggaran Kecamatan di Perketat

Alasan pelaku melakukan perbuatan tersebut karena malu dan depresi akibat janin tersebut merupakan hasil hubungan gelap dengan seorang lelaki yang awalnya di Tobelo namun sudah pindah ke Jailolo.”Saat dimintai pertanggung jawaban, lelaki tersebut menolak,”ucapnya. Terpisah, Kadikbud Halut Suwarno Tongo Tongo yang dikonfirmasi mengaku belum mengetahui kasus tersebut. Meski informasi Polisi bahwa pelaku merupakan PNS Dikbud.”Saya belum bisa sampaikan apa-apa. Nanti saya cari tahu dulu baru sampaikan,”singkatnya

Komentar

News Feed