oleh

Satu Minggu Jadi Buron, Pelaku Kasus Persetubuhan Anak Menyerahkan Diri

Halmaheranews.com—–Satu Minggu yang lalu tepatnya tanggal 06 Februari 2019 kasus persetubuhan anak dibawah umur dengan korban Per. EP (16) dan Pelaku Lel. JN (30), dilaporkan di Polres Tana Toraja dengan Laporan Polisi Nomor : LPB/18/II/2019/SPKT, oleh orang tua korban bernama Per. YB alamat Kec. Mengkendek, Pelaku Lel. JN.

Menindak lanjuti kasus tersebut, Sat. Reskrim Polres Tana Toraja langsung melakukan analisa kasus dan mengeluarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor : Sp. Kap./29/II/RES.1.24./2019/Reskrim terhadap tersangka Lel. JN.

Pagi ini, sekitar pukul 06.30 Wita pelaku mendatangi Polsek Mengkendek Polres Tana Toraja untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kemudian dari hasil koordinasi dengan Unit Resmob Sat. Reskrim Polres Tana Toraja, pelaku dijemput dan dibawah ke Mapolres untuk dilakukan pemeriksaan pada Unit PPA Sat. Reskrim.

Kapolres Tana TorajaAKBP Julianto P. Sirait, SH., S.Ik membenarkan kejadian tersebut bahwa pelaku persetubuhan anak dibawah umur dengan tersangka JN telah menyerahkan diri di Polres Tana Toraja melalui Polsek mengkendek dan saat ini sudah berada di Mapolres untuk di proses lebih lanjut.

“Pelaku menyerahkan diri atas kemauannya sendiri tanpa paksaan, hal tersebut dilakukannya karena telah menyadari kesalahannya serta mengetahui bahwa saat ini telah dilakukan pencarian terhadap dirinya oleh pihak Kepolisian” ucap kapolres Tana Toraja.

Sebelumnya, JN dilaporkan Per. YB (ortu korban) alamat Kec. Mengkendek ke Polres Tana Toraja (6/2/2019) karena tidak menerima perlakuan Lel. JN (30), pekerjaan Sopir, alamat Kec. Mengkendek yang telah membawa lari anaknya Per. EP (16) sejak 15 januari 2019, dia dibawah oleh Lel. JN ke Sukamaju Luwu Utara dan Mangkutana Kab. Luwu Timur dan baru kembali hari Senin (4/2/209).

Baca Juga :  DPO: Kasus Tersangka Pemerkosa Anak di Tembak

Komentar

News Feed