oleh

Polres Ungkap Gembong Pencurian dan kekerasan

-Halmahera-19 views

Halmaheranews.com —- Kepolisian Resort (Polres) Halmahera Utara berhasil mengungkap komplotan pencurian dan kekerasan di Tobelo April 2018 lalu. Setelah diselidiki lebih jauh ternyata komplotan ini juga melibatkan sejumlah pelajar. Aksi mereka saat itu berhasil membawa kabur emas, berlian serta handphone berbagai merk yang harganya ditaksir ratusan juta rupiah.

Hal ini diungkap dalam press rilis dua kasus yang disampaikan Kasat Reskrim AKP Rusli Mangoda di Mapolres, Rabu (23/1). Kasus tersebut adalah pencurian dan kekerasan serta pembuangan janin di Desa Popilo. Untuk kasus pencurian dan kekerasan didalamnya terdapat terlapor Fikram Daiyan warga Desa Gamsungi Tobelo, kemudian Nafril Bija (19) dan Kalbi Hamdani (17) seorang pelajar. Sementara korban adalah Heni Dama (52) Warga Gosoma Tobelo.

Kasus ini terjadi, Jumat 28 April 2018 sekira pukul 02.00 WIT di Toko Garuda, Desa Gosoma Tobelo. Awalnya mereka masuk dan membuka dengan paksa pintu, kemudian mengambil emas dan berlian yang diperkirakan seharga Rp 350 juta,  kemudian sejumlah handphone berbagai merk yang harganya juga terhitung mahal.“Itu yang dibawa kabur para terlapor. Jadi bukan hanya berlian dan emas, tapi juga sejumlah HP,”kata Rusli.

Para terlapor atau pelaku ini dijerat pasal 363 ayat 1 ke 4 jo pasal 362 jo pasal 55 dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara.“Kasus ini kita masih dalami, karena mereka ini merupakan spesialis pencurian alat elektronik,”ucapnya. Sementara kasus aborsi pelakunya telah mengakui perbuatannya. Yakni menggugurkan kandungannya yang berusia sekitar 5 atau 6 bulan itu dengan cara mengonsumsi obat sakit kepala (Bodrex) beberapa kali.

Pelaku tega membunuh darah dagingnya ini karena merasa malu dan depresi karena janin tersebut merupakan hasil hubungan gelap dengan seorang lelaki yang awalnya di Tobelo namun sudah pindah ke Jailolo Halmahera Barat. Sebab, setelah dimintai pertanggung jawaban lelaki tersebut menolak sehingga pelaku nekat menggugurkan janinnya.“Kalau lelakinya kita belum proses, kita tunggu selanjutnya,”jelasnya

Komentar

News Feed