oleh

Aksi Protes Pemilihan Kepala Desa, Berujung Penganiayaan

-Halmahera-31 views

Halmaheranews.com, — Aksi protes hasil pemilihan kepala desa (pilkades) Desa Tabadamai Kecamatan Jailolo Selatan berlanjut, Senin (21/1). Aksi kali ini dilakukan dengan cara memboikot aktivitas kantor desa sebagai bentuk protes atas sikap panitia tingkat desa yang menetapkan Rosandi Labanca sebagai kades terpilih.

”Kami tidak menerima hasil pilkades karena dinilai inprosedural,”aku koordinator aksi Ardi Mahdi yang dihubungi, Senin (21/1).

Aksi kemarin berujung penganiayaan terhadap salah satu anggota aksi atas nama Ramdan Asbar. Penganiayaan terjadi karena Ramdan diduga melempari rumah kades terpilih Rosandi Labanca hingga kaca rumah pecah. Akibat pelemparan ini, kakak kades Fitria Labanca yang juga Kepala sekolah (Kepsek) Taman Kanak-Kanak Desa Tabadamai memanggil Ramdan kedalam rumah dan memukulnya di bagian belakang hingga memar.

”Kasus ini belum sempat kami laporkan ke pihak kepolisian karena masih menunggu hasil visum dari dokter,”kata Ardi.

Laporan dilakukan karena Fitria tidak mampu membuktikan jika pelaku pelemparan itu adalah Ramdan.”Kami sayangkan seorang kepala sekolah melakukan tindakan penganiayan tanpa melihat bukti yang jelas,”tandasnya. Aksi yang dilakukan ini adalah bentuk protes atas hasil pilkades yang dilaksanakan tidak sesuai prosedur.”Tuntutan kami Bupati Danny Missy segera menurunkan Pj kepala desa. Jika tidak diindahkan, maka aksi pemboikotan akan terus dilakukan,”tegasnya

Baca Juga :  Moeldoko Bantah Informasi di Video Unjuk Rasa Buruh Morowali

Komentar

News Feed